Update COVID-19 Nasional 18 Februari 2022: Positif Bertambah 59.635

Mural Lawan Virus Corona COVID-19.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

VIVA – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional menyebutkan bahwa kasus positif COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap harinya. 

5 Tahun Usai Pandemi COVID-19, Heboh Penyakit Baru Menyebar di China! Ini Faktanya

Data Satgas hari ini, 18 Februari 2022, jumlah orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah sebanyak 59.635 orang. Jadi total orang yang terkonfirmasi COVID 19 secara nasional jumlahnya 5.089.637 orang. 

Sedangkan, orang yang sembuh dari COVID-19 hari ini bertambah sebanyak 32.904 orang. Jadi, total orang yang sembuh dari corona secara  nasional 
jumlahnya mencapai 4.447.210 orang. 

Bertemu Prabowo, GAVI Janji akan Perkuat Kerja Vaksin dengan Indonesia

RS Darurat Covid-19 di Kendal Jawa Tengah.

Photo :
  • tvOne/ Teguh Joko Sutrisno (Semarang)

Begitu juga angka kasus kematian akibat COVID-19 ada penambahan juga sebanyak 216 orang. Jika ditotal, orang yang meninggal akibat corona sampai hari ini jumlahnya mencapai 146.004 orang. 

Prabowo Sebut Indonesia Bakal Jadi Anggota GAVI, Kucurkan Dana Rp 475 Miliar Lebih

Untuk kasus aktif bertambah sebanyak 26.515. Total kasus aktif sebanyak 496.383. Spesimen bertambah sebanyak 501.627 dan untuk suspek berjumlah 42.632. 

Sementara itu, target sasaran vaksinasi saat ini sebanyak 208.265.720. Untuk vaksinasi ke-1 bertambah sebanyak 239.968 orang. Jadi total vaksinasi ke-1 sebanyak 189.307.384. 

Vaksinasi ke-2 ada tambahan sebanyak 859.508 orang, maka total vakinasi ke-2 sudah 139.140.467. Vaksinasi ke-3 bertambah 281.284, maka total vaksin ke-3 adalah 8.001.770.

Ilustrasi populasi warga China.

China Diserang Virus Baru HMPV yang Menyebar Cepat, Bakal Sama Seperti COVID-19?

Berbagai laporan di media sosial menunjukkan bahwa virus ini menyebar dengan cepat. Bahkan beberapa rumah sakit mulai kewalahan mengatasi pasien seperti masa COVID-19.

img_title
VIVA.co.id
3 Januari 2025