Diterjang Angin Puting Beliung, 239 Rumah Warga di Pontianak Rusak

3 sekolah dan 239 rumah warga rusak diterjang puting beliung
Sumber :
  • VIVA/Ngadri

VIVA – Bencana angin puting beliung yang terjadi di Kota Pontianak, Jumat, 17 Juli 2020 sore, telah mengakibatkan ratusan rumah rusak di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Pontianak Barat dan Kecamatan Pontianak Utara.

Buka Rapat Paripurna, Puan Maharani Sampaikan Keprihatinan

Ratusan anggota Polresta Pontianak Kota diterjunkan ke lokasi terjadinya angin puting, pada Minggu, 19 Juli 2020.  Pantauan VIVA di lapangan, 259 anggota Polresta Pontianak Kota yang diterjunkan ke lokasi terjadinya angin puting beliung terlihat membersihkan puing-puing yang hancur dan melakukan pengamanan. 

Kabag Ops Polresta Pontianak Kota Ajun Komisaris Polisi Rizal Satria Ferdianto, mengatakan, 259 anggota kepolisian dikerahkan untuk mengamankan, sekaligus membantu warga Kota Pontianak yang terdampak langsung bencana angin puting beliung. Anggota dibagi ke dalam dua tim dan siap membantu masyarakat membersihkan puing-puing berserakan.

Tanam Pohon Ternyata Punya Sejuta Manfaat, Bisa Menjamin Ketersediaan Air Bersih

Baca juga: Makam di Bekasi Dibongkar, Jenazah Dicuri

"Seluruh personel, dibagi dua tim yang akan ditugaskan di Kecamatan Pontianak Barat dan Kecamatan Pontianak Utara yang kemarin sore tertimpa musibah bencana angin puting beliung," ujar Rizal kepada VIVA, Minggu 19 Juli 2020.

Heboh! Agus Salim Tak Ikhlas Dunia Akhirat Uang Donasinya Dialihkan ke Korban Bencana, Warganet: Bisa Diam Gak

Ia melanjutkan, bencana angin puting beliung itu telah mengakibatkan ratusan rumah rusak di dua kecamatan tersebut. "Dari data yang dikumpulkan petugas di lapangan, sebanyak 239 rumah warga rusak akibat terjangan angin puting beliung, juga merusak 3 sekolah dan 4 sarana ibadah di Kecamatan Pontianak Utara," ujarnya.

Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Dwikorita Karnawati

Kepala BMKG Sebut Anggaran Peringatan Dini Gempa dan Tsunami Naik Drastis

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut anggaran terkait peringatan dini cuaca, iklim, gempa, dan tsunami alami kenaikan signifikan.

img_title
VIVA.co.id
13 Februari 2025