Dua Mahasiswa Tewas, Wiranto Minta Publik Percaya Polisi

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta semua pihak menunggu kesimpulan dari hasil investigasi yang dilakukan polisi atas tewasnya dua mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara ketika menggelar aksi demo pada Kamis, 26 September kemarin.

Sri Lanka Pecat Kepala Polisi karena Terlibat Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Menurut mantan Menhankam/Pangab itu masyarakat tidak bisa melakukan investigasi atau sekadar menyimpulkan kasus ini.

“Publik bisa enggak menginvestigasi. Kan enggak bisa. Masyarakat harus mempercayakan sepenuhnya proses hukum dan investigasi kepada polisi. Karena ini kewenangannya," kata dia, seperti dikutip VIVAnews.

Dianiaya, Pria di Depok Derita 10 Luka Tusuk di Kepala

Ia juga menegaskan agar memberi ruang untuk polisi menyelidikinya dan pada saatnya nanti hasilnya diumumkan secara terbuka.

"Itu polisi sekarang jelaskan, sedang melaksanakan investigasi. Kenapa, pelurunya kaliber berapa, tembakannya dari mana. Oh, berarti yang nembak tuh siapa," ungkapnya.

Prarekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswa UKI Digelar Siang Ini, Saksi Sekuriti hingga RS Dihadirkan

Wiranto meminta semua pihak tidak terhasut informasi kematian dua mahasiswa itu. Dia meyakini polisi tidak berniat membunuh mahasiswa yang ikut unjuk rasa.

Ia menuding ada kelompok tertentu yang memang ingin ada korban dalam aksi-aksi unjuk rasa belakangan ini. Tujuan mereka untuk merugikan negara melalui korban-korban yang dianggap sebagai martir.

“Korban jadi martir, martir jadi salah satu penyulut dari emosi massa, massa kemudian emosi, terjadi satu kerusuhan massa; yang rugi negara, yang rugi masyarakat," jelas Wiranto.

Ketua Umum Sahabat Polisi Fonda Tangguh (Doc: Istimewa)

Sahabat Polisi Desak Hukuman Berat Bagi Pelaku Penembakan Polisi di Lampung

Sahabat Polisi Indonesia, mendesak pengadilan menjatuhkan hukuman maksimal bagi pelaku pembunuhan tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung.

img_title
VIVA.co.id
27 Maret 2025