Sandiaga Mengaku Tidak Bisa Langsung Turunkan Tiket Bandara

Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta (KA Basoetta).
Sumber :
  • ANTARA Foto/Muhammad Iqbal

VIVA – Presiden Joko Widodo meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan subsidi terhadap harga tiket kereta api jurusan Sudirman Baru-Bandara Soekarno Hatta. 

Railink Catat pada 19-25 Desember 2024, Kereta Bandara Medan Angkut 76.838 Penumpang

Permintaan itu dilontarkan karena tarif awalnya dipatok seharga Rp100 ribu per orang, efektif berlaku mulai 2018.

"Nanti kami tentunya kaji permintaan Presiden, harus ditindaklanjuti," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno, di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa 2 Januari 2017.

Kasus Korupsi Pengembangan Stasiun Railink Bandara Kualanamu, 4 Tersangka Ditahan

Sandi mengaku tidak bisa langsung memberikan subsidi untuk tarif kereta api bandara tersebut. Karena, harus dibicarakan terlebih dahulu dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD DKI Jakarta. 

"Permintaan dari Presiden dan sudah disampaikan, tentunya akan kami pelajari,' katanya. 

Ingin Diintegrasikan, Jokowi Minta Transportasi Publik Harus Mudah dan Nyaman

Presiden Jokowi menganggap bahwa tiket kereta api dari Stasiun Sudirman Baru-Bandara Soekarno-Hatta seharga Rp100 ribu itu terlalu mahal. 

Jokowi meminta, tarif per orang diturunkan menjadi Rp70 ribu. "Ini masih dihitung. Rp70 ribu akan kami pertahankan. Tapi, masih dihitung-hitung," ujar Jokowi. (one)

KAI Bandara di Stasiun Binjai, Sumatera Utara.(B.S.Putra/VIVA)

Naik 42,9 %, KAI Bandara Medan Angkut 240 Ribu Penumpang Selama Libur Nataru

Periode masa angkutan Nataru 2024/2025, digelar PT Railink sejak 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

img_title
VIVA.co.id
8 Januari 2025