Heboh Aksi Geng Motor Brutal di Jakarta

Ilustrasi geng motor
Sumber :
  • TV One

VIVA.co.id – Media sosial tengah diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan segerombolan geng motor yang beraksi di kawasan Jakarta. Video yang memperlihatkan perilaku anarkis itu diduga di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Video itu pun menjadi perbincangan dari netizen di media sosial.

Pak Bray Janji Berantas Geng Motor di Jambi, Usai Ada Warga Jadi Korban Pelemparan Batu

Dalam video yang viral itu, tampak para pengendara sepeda motor yang melintas terjatuh lantaran diserang oleh anggota geng motor yang berisi segerombolan pria remaja tanggung.

Saat dikonfirmasi terkait video yang beredar itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menerangkan, video tersebut merupakan rekaman lama. Dia menyebut peristiwa tersebut terjadi pada bulan Februari 2017 lalu.

Brutal! Geng Motor Sok Jagoan Tenteng Sajam Serang Pemukiman di Senen, Satu Warga Dibacok

"Itu kejadian Februari 2017," kata Budi Hermanto saat dihubungi VIVA.co.id, Selasa, 23 Mei 2017.

Budi mengatakan, peristiwa dalam video itu merupakan kejadian lama. Dia mengatakan Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap 3 anggota geng motor, namun kasusnya tidak terkait dengan video itu.

Konyol, 2 Geng Motor di Asahan Diciduk karena Pesta Miras, Konvoi Bawa Sajam, hingga Tawuran

"Ya (kejadian lama), terus kita ada nangkap 3 orang geng motor dan mau dirilis (sore ini)," ujarnya.

Budi menjelaskan penangkapan tiga anggota geng motor itu kasus yang berbeda tapi masih rangkaian geng motor. Saat ditanya apakah terkait video itu ditangani oleh Polres atau Polsek, Budi mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi video itu. 

"Kasus beda tapi rangkaian geng motor. Nah kita kan baru tahu juga video itu," ujarnya. (one)

Dirreskrimum Polda Jambi, Kombespol Manang Soebeti rilis barang bukti aksi kejahatan geng motor.

Aksi Geng Motor Pelajar di Jambi: Korban Koma, Empat Pelaku Ditangkap

Geng motor viralkan aksi kriminal demi followers, sudah ada korban dan pelaku ditangkap polisi

img_title
VIVA.co.id
17 Januari 2025