Sebelum Debat, Sandiaga Sambangi Boy Sadikin

Sandiaga Uno.
Sumber :
  • Danar Dono/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertandang ke rumah Ketua Simpul Relawan Anies-Sandi Boy Sadikin sebelum berangkat menuju lokasi debat cagub-cawagub di Hotel Bidakara. Dia langsung disambut relawan Presiden Joko Widodo Cinta Persatuan Indonesia, yang sebelumnya menyampaikan deklarasi dukungan kepada pasangan nomor 3 ini.

KIP Aceh Tetapkan Muzakir dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wagub Terpilih Pilkada 2024

Sandiaga tiba dengan memakai kemeja polos putih dan peci hitam, tiba di rumah Boy Sadikin di Jalan Borobudur No 2, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 10 Februari 2017

Dia kemudian langsung disambut beberapa orang yang menggunakan kemeja kotak-kotak dengan motif khas kampanye Jokowi saat Pilgub DKI 2012 dan Pilpres 2014. 

Dinasti Ratu Atut Resmi Tumbang di Banten, Digantikan Andra Soni Sebagai Gubernur

Setelah bersalaman dengan pra relawan kotak kotak yang beberapa saat sebelumnya telah mendeklarasikan dukungan kepadanya, ia kemudian masuk ke ruangan bersama Boy untuk melakukan pertemuan tertutup.

"Saya tadinya mau menjemput sahabat saya, Pak Boy, terus dapat surprise bahwa Pak Boy memberi tahu mendapat semangat dan motivasi. Terima kasih banget Bang Boy, jadi teman-teman yang men-support Pak Jokowi di 2012 dan di 2014 sekarang ikut bergabung" ujar Sandiaga.

Herman Deru-Cik Ujang Ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Terpilih

Sandiaga menegaskan, dukungan tersebut diberikan secara sukarela. Pihaknya tidak ada niat sama sekali untuk memecah belah dengan adanya dukungan tersebut.

"Jadi ya semua bentuk dukungan kami syukuri dan kami merangkul, bukan inisiatif memecah belah, tapi mereka menyatakan mereka bergabung dengan sukarela," imbuhnya.

Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya, saat melakukan konferensi pers di KPU Sumsel.

9 Kabupaten/Kota di Sumsel Belum Ditetapkan Kepala Daerah Terpilih, Ini Penyebabnya

Di Bumi Sriwijaya, ada sembilan daerah yang belum melakukan penetapan Kepala Daerah terpilih pada Pilkada serentak 2024 lalu. Ini karena masih memiliki gugatan di MK.

img_title
VIVA.co.id
9 Januari 2025