Imam Masjid di Parigi Moutong Tewas Ditikam saat Terima Zakat Fitrah

Ilustrasi penikaman.(istimewa/VIVA)
Sumber :
  • VIVA.co.id/B.S. Putra (Medan)

Parigi Moutong, VIVA – Seorang imam masjid di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengahditikam hingga mingggal dunia. Imam masjid berinisial N berusia 53 tahun itu, ditikam saat menjemput zakat fitrah di rumah warga.

Kapolsek Tinombo, Iptu I Kadek Putra Trisnawa, mengatakan terduga pelaku penikaman terhadap korban kini sudah diamankan. Pelaku diduga kuat adalah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

"Pelaku sudah diamankan. Pelaku diduga ODGJ inisial IS," ujar Iptu Kadek dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu 22 Maret 2023.

Kadek menjelaskan, bahwa peristiwa naas itu terjadi saat korban tengah menjemput zakat fitrah di salah satu rumah warga di Desa Sidoan, Kecamatan Tinombo pada Kamis 20 Maret sekitar 21.00 Wita. Ketika itu, korban tiba-tiba saja dihampiri saat sedang membaca doa dan langsung ditikam oleh pelaku.

"Korban akan menerima zakat fitrah, kemudian tiba-tiba dihampiri dan ditikam," ungkapnya.

Kadek menyebut, bahwa pelaku ditikam dengan menggunakan sebilah badik. Akibatnya, korban mengalami luka tikaman di bagian punggung sebelah kanan. 

“Korban mengalami luka di bagian punggung karena ditikam pakai sebilah badik. Sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa korban tak tertolong,” katanya 

Usai kejadian itu, pihak kepolisian kemudian langsung terjun ke TKP dan mengamankan pelaku di kediamannya. Dari tangan pelaku ditemukan kartu pasien RSUD Anutaloko Parigi dan kartu berobat Kecamatan Sidoan. 

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Parigi Moutong, BPBD: Sejauh Ini Tidak Ada Kerusakan

"Terduga pelaku sudah diamankan dan ditahan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan," katanya.

Kadek mengaku bahwa pihaknya terus melakukan pemeriksaan dengan koordinasi dua rumah sakit yang menjadi lokasi pemeriksaan, untuk kemudian memastikan kondisi kejiwaan pelaku.

Gempa Bumi Magnitudo 6.1 Guncang Parigimoutong Sulawesi Tengah

"Masih dilakukan pemeriksaan dengan terus koordinasi rumah sakit Anutaloko Parigi dan Rumah Sakit Madani Palu untuk memastikan kejiwaan pelaku," katanya.

Jadwal Whoosh Ngaret Satu Jam Akibat Ulah ODGJ
Nasib Oknum Polres Labuhanbatu Usai Tendang Kepala Wanita ODGJ Berakhir di Sel

Nasib Oknum Polres Labuhanbatu Usai Tendang Kepala Wanita ODGJ Berakhir di Balik Jeruji Besi, Malah Salfok Ada Kulkasnya

Nasib Bripka Aldian Janu Rambe, oknum polisi yang menendang kepala wanita ODGJ di Labuhanbatu, kini berakhir di balik jeruji besi. netizen justru salfok dengan kulkas

img_title
VIVA.co.id
10 Maret 2025