Penipu Mengaku Kapolresta Tangerang, Gasak Uang Warga Rp25 Juta

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro
Sumber :
  • VIVA/Sherly (Tangerang)

VIVA – Seorang warga Jakarta Timur, berinisial T menjadi korban penipuan online. Dimana, penipu tersebut mencatut nama Wahyu Sri Bintoro, yang merupakan Kapolres Kota Tangerang berpangkat Komisaris Besar Polisi.

Terpopuler: Istri Pertama Pak Tarno Bingung ke Mana Uang Donasi Raffi Ahmad, Deretan Artis yang Dihubungi Fico Fachriza

Berdasarkan keterangan korban yang disampaikan melalui Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, saat itu ia mendapatkan telepon dari seseorang pria yang mengaku sebagai karyawan dari Kasat Reskrim Polresta Tangerang.

"Asalnya ngaku karyawan Kasat Reskrim kepada korban, di sana pelaku ini bilang bahwa nanti Kapolres mau telepon korban," katanya, Kamis, 11 November 2021.

Minta Maaf, Fico Fachriza Bicara Soal Nasib Uang yang Telah Dipinjam

Hingga tidak lama kemudian, terdapat telepon masuk melalui aplikasi pesan, yakni WhatsApp. Di sana terdapat foto Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyi Sri Bintoro.

"Dalam telepon di aplikasi pesan itu, tertera foto saya. Dan tidak lama pelaku ngaku kalau dia Kapolres Kota Tangerang," ujarnya.

Di sana, pelaku meminta korban untuk mengirim uang senilai Rp25 juta ke salah satu rekening atas nama Endah Liswati.

"Minta transfer uang senilai Rp25 juta dan dikirim kemarin jam 3 sore, karena korban kira itu adalah saya, maka langsung ditransfer oleh korban. Dan korban sadarnya baru hari ini, setelah pelaku minta uang lagi, kemudian di cek oleh korban bila nomor tersebut berbeda dengan nomor asli saya," ujarnya.

Kini, korban telah membuat laporan ke Polresta Tangerang. Dan dari hasil penyelidikan sementara, titik signal dari handphone atau nomor yang digunakan pelaku, berada di Sulawesi Selatan.

"Kita akan selidiki dan usut soal ini. Saya jiga imbau agar masyarakat bisa waspada dan teliti lagi bila ada nomor asing yang menghubungi, atau terdapat percakapan yang mencurigakan," ungkapnya.

Baca juga: Sujud Salat, Pencuri Bawa Lari Tas Jamaah Masjid Agung Binjai

Hati-hati Penipuan Baru di Media Sosial

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI, Abdul Kadir Karding

Gagalkan Keberangkatan Pekerja Migran Ilegal ke UEA, Tim Reaksi Cepat KP2MI Usut Dugaan Jaringan di Balik Kasus Ini

Para calo mengiming-imingi uang kepada para calon pekerja migran.

img_title
VIVA.co.id
29 Desember 2024