Napi Kasus Narkoba Kabur Bikin Lubang Nyambung ke Gorong-gorong

Napi kabur lewat gorong-gorong
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Seorang narapidana yang merupakan bandara narkoba kabur dari Lapas klas 1 Tangerang. Napi yang diketahui bernama Cai Changpan alias Cai Ji Fan WN China ini kabur dengan cara yang tidak biasa. Dia membuat jalur tikus.

Terkuak, Peran Kombes Donald Dalam Kasus Pemerasan terhadap WN Malaysia yang Nonton DWP

Jalur tersebut digali nya dari ruang tahanan nyambung ke gorong-gorong saluran air yang ada di luar lapas. Aksi ini terjadipada Senin kemarin. 

Cai Ji Fan yang di vonis mati sejak tahun 2017 lalu, memanfaatkan kelengahan petugas yang tak pernah mengontrol ruang tahanan. 

Susul Kombes Donald, AKBP Malvino Dipecat dari Polri Gegara Kasus Pemerasan Penonton DWP

Baca juga: Pabrik Ekstasi di RS, Polisi Periksa Kepala Sipir dan Dokter Rutan

Dikonfirmasi terkait kaburnya bandar yang dihukum mati itu, Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Rika Aprianti belum memberikan jawaban. 

Fakta-fakta Mobil yang Tabrak Sekeluarga hingga Tewas di Awal Tahun Baru, Sopir Jadi Tersangka

Sementara itu, Kapolres Kota Tangerang, Kombes Sugeng Harianto yang di konfirmasi terkait hal itu mengaku kaget. Ia sendiri mengaku sama sekali belum menerima laporan tersebut. 

"Sampai sekarang saya belum tahu, saya juga belum menerima laporan," ungkapnya.

Diketahui, berdasarkan data yang didapat, bandar narkotika ini kabur dengan cara menggali lubang dari kamar tahanannya. Lubang yang dibuat itu langsung mengarah ke gorong-gorong yang pastinya hanya orang tertentu yang tahu kondisi tersebut. 

Bahkan, kondisi saluran air yang ada itu pun, terlihat seperti dibendung agar air di saluran tak mengalir dengan baik. Otomatis, proses kaburnya Cai Changpan dari dalam ruang tahanan dapat dengan mudah dilakukan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Donald Parlaungan Simanjuntak

Nasib Uang Rp 2,5 Miliar Hasil Kombes Donald dan Anak Buah Peras WN Malaysia Penonton DWP

Sebanyak 18 anggota Polri dilakukan sidang etik terkait kasus pemerasan WN Malaysia penonton konser musik DWP.

img_title
VIVA.co.id
3 Januari 2025