RI-Norwegia Segera Sepakati Bebas Visa Diplomatik

Ilustrasi.
Sumber :
  • Twitter / European Union

VIVA.co.id – Norwegia merupakan salah satu negara Nordik yang memiliki hubungan bilateral sangat baik dengan Indonesia. Sebagai negara yang bersahabat baik, kedua negara memiliki banyak isu yang ditangani bersama, utamanya di bidang lingkungan hidup.

Populasi Mobil Listrik di Norwegia Lebih Banyak dari Model Biasa

Dalam rangka konsultasi bilateral Indonesia dan Norwegia yang ketiga, besok, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan melakukan kunjungan kerja ke Oslo untuk membahas berbagai isu, sekaligus menghadiri Oslo Forum 2017. Rencananya, Menlu Retno dan Menlu Norwegia, Børge Brende, akan bertemu pada 11 Juni mendatang.

Direktur Eropa II Kemlu, Witjaksono Adji, mengatakan ada beberapa kerja sama erat antara Indonesia dan Norwegia seperti terkait perubahan iklim, kelautan dan perikanan, energi dan energi terbarukan, kerja sama tentang hak asasi manusia dan interfaith dialogue.

Sosok Martha Louise, Putri Berdarah Biru yang Nikahi Seorang Dukun

"Di bidang lingkungan hidup, kita kerja sama dalam bidang pengurangan emisi. Kemudian di perikanan, Norwegia mendukung Indonesia dalam menangani IUU fishing karena itu adalah sebuah kejahatan transnasional," kata Witjaksono di Jakarta, Jumat 9 Juni 2017.

Selain itu, kedua menlu juga akan membahas terkait kerja sama ekonomi dan investasi. Hal ini mengingat Norwegia memiliki potensi ekonomi besar yang bisa ditingkatkan lebih lanjut. Kedua menteri juga akan membahas isu lain selain bilateral, seperti isu regional dan trilateral.

Menlu Norwegia Sebut Israel Tidak Dukung Solusi Dua Negara dengan Palestina

Nantinya dalam pertemuan tersebut akan ditandatangani perjanjian bebas visa diplomatik dan dinas antara Indonesia dengan Norwegia. Penandatanganan ini adalah yang kedua setelah Swedia bagi kawasan Nordik.

Indonesia berharap penandatanganan ini akan menjadi langkah awal agar semakin banyak negara Eropa, terutama Nordik, yang bisa menjalin hubungan bebas visa diplomatik dan dinas dengan Indonesia. (one)

Menteri Kesehatan Lebanon Firas Al-Abiad pada Selasa, 17 September 2024, menyatakan 9 orang, termasuk seorang anak, tewas dalam ledakan massal perangkat komunikasi nirkabel yang dikenal sebagai penyeranta (pager) di sejumlah wilayah di Lebanon.

Terlibat Kasus Pager yang Meledak di Lebanon, Pria asal India-Norwegia Jadi Buronan

Polisi di Norwegia mengeluarkan surat perintah penggeledahan internasional untuk pria yang terkait dengan penjualan pager kepada kelompok militan Lebanon, Hizbullah.

img_title
VIVA.co.id
30 September 2024