Jejak Darah Menuntun FBI ke Pelaku Pengeboman Boston
Sabtu, 20 April 2013 - 14:01 WIB
Sumber :
- REUTERS/FBI/Handout
VIVAnews -
Penangkapan Dzhokhar Tsarnaev tidak terlepas dari andil warga sekitar yang membantu FBI dan polisi. Polisi berhasil menangkap Dzhokhar berkat laporan warga yang melihat jejak darah.
Diberitakan Washington Post berdasarkan laporan polisi, Dzhokhar yang bersembunyi di perahu boat milik warga diketahui setelah pemilik rumah melihat bercak darah. Penasaran, si pemilik lantas melongok ke dalam boat yang ditutupi terpal itu.
Baca Juga :
Mulut Manis Presiden FIFA ke Donal Trump
Diberitakan Washington Post berdasarkan laporan polisi, Dzhokhar yang bersembunyi di perahu boat milik warga diketahui setelah pemilik rumah melihat bercak darah. Penasaran, si pemilik lantas melongok ke dalam boat yang ditutupi terpal itu.
Dia terkejut saat melihat Dzhokhar terbaring bersimbahkan darah. Pemilik rumah langsung lari ke dalam dan menghubungi 911. Sontak, puluhan polisi, FBI dan tim SWAT yang memang mengepung kota Watertown langsung merangsek ke lokasi.
Sempat terjadi baku tembak. Pemilik rumah mengatakan, polisi menembaki boat tersebut untuk melumpuhkan tersangka. Mereka juga melemparkan granat kejut untuk memaksa tersangka keluar. Akhirnya Dzhokhar menyerah dan dalam keadaan luka serius.
"TERTANGKAP!! Perburuan berakhir. Pencarian telah usai. Teror telah berhenti. Keadilan menang," tulis kepolisian Boston dalam akun Twitter-nya.
Penangkapan Dzhokhar disambut gembira warga Watertown dan Boston keseluruhan yang selama sehari penuh sejak Jumat dini hari diperintahkan tetap di dalam rumah. Lokasi itu lumpuh, saat polisi memerintahkan pemblokiran total dan penghentian sarana transportasi umum.
Warga dan mahasiswa di Boston turun ke jalan merayakan apa yang mereka sebut kemenangan polisi. Sebelumnya, Tamerlan Tsarnaev, kakak Dzhokhar tewas dalam baku tembak dengan polisi.
Kedua kakak beradik ini adalah pelaku pengeboman di Boston yang menewaskan tiga orang dan melukai 180 lainnya. Belum diketahui motif dalam peristiwa tersebut.
Halaman Selanjutnya
Dia terkejut saat melihat Dzhokhar terbaring bersimbahkan darah. Pemilik rumah langsung lari ke dalam dan menghubungi 911. Sontak, puluhan polisi, FBI dan tim SWAT yang memang mengepung kota Watertown langsung merangsek ke lokasi.