Trump: Mojtaba Khamenei Masih Hidup Tetapi Terluka Parah

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.
Sumber :
  • White House

Washington, VIVA – Presiden Amerika SerikatĀ (AS) Donald Trump mengatakan, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei masih hidup, tetapi mengalami luka parah di bagian kiri tubuhnya.

img_title Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok, Pernyataan Trump soal Iran Jadi Sorotan

ā€œDia mengalami luka yang sangat serius. Bagian kiri tubuhnya, lengan, kaki, semuanya,ā€ kata Trump kepada komentator politik Glenn Beck.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump mengatakan bahwa jika Khamenei sebenarnya telah meninggal dunia, pemerintah Iran sedang ā€œmemainkan sandiwara yang cukup meyakinkanā€ dengan mengklaim bahwa mereka masih rutin berkonsultasi dengannya.

img_title Pentagon Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati Eks Tentara AS Nidal Hasan

Trump juga memprediksi bahwa perang dengan Iran akan berakhir dalam waktu yang cukup dekat, sembari kembali mengeklaim bahwa AS telah berhasil membuka kembali Selat Hormuz.

Menurut Trump, sebanyak 10 juta barel minyak melewati jalur strategis tersebut pada Selasa, sementara 22 kapal berhasil melintas dengan aman sepanjang malam.

img_title Trump Kembali Bikin Geger, Persilakan Iran Serang Los Angeles dan San Diego

ā€œKami meraih kemenangan di Venezuela, dan kami akan meraih kemenangan besar di sini dalam waktu yang sangat dekat,ā€ ucapnya.

Adapun Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bertemu dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada 9 Agustus lalu, guna membahas perkembangan situasi ekonomi, militer dan pertahanan Iran terkini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut menjadi kemunculan pertama Mojtaba di hadapan publik dan media setelah selama lima bulan terus berada di balik layar.

ā€œPemimpin Revolusi Islam bertemu dan berbicara dengan Presiden tentang masalah ekonomi dan militer," demikian bunyi pernyataan di saluran Telegram pemimpin Iran tersebut. (Ant)

Presiden AS Donald Trump.

Trump Kesal Tak Dapat Nobel Perdamaian, Klaim Akhiri 8 Perang

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan kekesalannya karena Nobel Perdamaian tahun ini diberikan bukan kepada dirinya yang mengaku menghentikan 8 perang

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut