Netanyahu Ucapkan Terima Kasih ke Biden dan Trump soal Gencatan Senjata

VIVA Militer: Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu
Sumber :
  • X/@IsraeliPM

Tel Aviv, VIVA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara pada Rabu malam, 15 Januari 2025, dengan Presiden AS Joe Biden dan Presiden terpilih Donald Trump. Netanyahu berterima kasih atas dukungan mereka dalam memajukan pembebasan sandera Israel.

Donald Trump Berlakukan Pajak Baru, Mobil Impor ke AS Kena Getahnya

"Netanyahu berbicara malam ini dengan Biden dan presiden terpilih AS Donald Trump dan berterima kasih kepadanya atas bantuannya dalam memajukan pembebasan sandera dan atas bantuannya dalam membantu Israel mengakhiri penderitaan puluhan sandera dan keluarga mereka," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

"Keduanya memutuskan untuk bertemu di Washington segera," tambah pernyataan itu, dikutip dari ANews, Kamis 16 Januari 2025.

Jubir Hamas Abdel Latif al-Qanoua Tewas Dihantam Rudal Israel

Joe Biden dan Donald Trump Berjabat Tangan (Doc: AP Photo/Evan Vucci)

Photo :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Diberitakan sebelumnya, Presiden AS, Joe Biden mengatakan pada hari Rabu bahwa kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri perang Israel selama lebih dari 15 bulan di Jalur Gaza telah dicapai.

Media Israel Sebut 100 Warga Gaza Bakal Direlokasi ke Indonesia, Kemlu Buka Suara

Menurut Biden, ini merupakan tonggak sejarah yang potensial bagi daerah kantong tersebut.

"Hari ini, setelah berbulan-bulan diplomasi intensif oleh Amerika Serikat, bersama dengan Mesir dan Qatar, Israel dan Hamas telah mencapai gencatan senjata dan kesepakatan penyanderaan," kata Biden.

Kesepakatan ini akan menghentikan pertempuran di Gaza, memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan bagi warga sipil Palestina, dan menyatukan kembali para sandera dengan keluarga mereka setelah lebih dari 15 bulan ditawan.

Presiden AS Donald Trump

Donald Trump Ancam Bakal Kenakan Tarif Sekunder Sektor Minyak Rusia Terkait Ukraina

Presiden AS, Donald Trump mengatakan sangat marah pada Presiden Rusia Vladimir Putin atas komentarnya yang mengkritik kredibilitas Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

img_title
VIVA.co.id
31 Maret 2025