Hamas Sebut 33 Sandera di Gaza Tewas

VIVA Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Jalur Gaza
Sumber :
  • idf.il

Gaza, VIVA – Hamas mengatakan, pada Senin, 2 Desember 2024, bahwa 33 sandera di Gaza telah tewas selama perang yang berlangsung hampir 14 bulan antara kelompok Palestina dan Israel di Jalur Gaza, tanpa menyebutkan kewarganegaraan mereka. Hamas menambahkan bahwa sandera lainnya telah hilang.

Israel Bebaskan 90 Tahanan Palestina, Warga yang Menyambut Ditembak Gas Air Mata-Bom Kejut

"Dengan berlanjutnya perang gila anda (Israel), anda bisa kehilangan sandera Anda selamanya. Lakukan apa yang harus Anda lakukan sebelum terlambat," kata Hamas, dikutip dari Middle East Monitor, Selasa, 3 Desember 2024.

Tim Donald Trump Ingin Pengungsi Gaza Direlokasi ke RI, Kemenlu Merespons Tegas

Hamas juga menerbitkan sebuah video yang merinci kapan dan bagaimana para sandera itu dibunuh, dan menyalahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas nasib mereka.

Diketahui, Hamas telah menyerukan diakhirinya perang dan penarikan total pasukan Israel dari Gaza sebagai bagian dari kesepakatan untuk membebaskan sandera yang tersisa.

Donald Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke RI, Ini Respons Kemlu

Netanyahu pun telah mengatakan perang akan terus berlanjut hingga Hamas diberantas dan tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel.

Tentara Israel menewaskan seorang remaja Palestina dan melukai dua orang lainnya dalam sebuah penggerebekan pada Minggu malam, 19 Januari 2025, di Tepi Barat.

Remaja 14 Tahun Ditembak Mati Tentara Israel di Tepi Barat

Tentara Israel menembak mati seorang remaja Palestina dan melukai dua orang lainnya dalam sebuah penggerebekan di Tepi Barat pada Minggu malam, 19 Januari 2025.

img_title
VIVA.co.id
20 Januari 2025