Trump Abaikan Proses Pemeriksaan oleh FBI untuk Seleksi Calon Menteri, Menurut Media

Pidato Kemenangan Donald Trump di Pilpres AS
Sumber :
  • (AP Photo/Alex Brandon)

Moskow, VIVA - Tim transisi Presiden terpilih AS Donald Trump menghindari pemeriksaan latar belakang standar oleh Biro Investigasi Federal (FBI) untuk calon-calon menteri tertentu, lapor CNN pada Jumat, 15 November 2024.

Menelaah Hubungan Israel-AS Saat Trump Dilantik Jadi Presiden, Perang Berakhir atau Makin Parah?

CNN dengan mengutip orang-orang yang dekat dengan perencanaan transisi tersebut, melaporkan bahwa tim Trump menggunakan perusahaan swasta untuk melakukan pemeriksaan para kandidat menteri.

Trump dan sekutu-sekutunya menilai bahwa sistem yang dilakukan FBI berjalan secara lambat, yang dapat menghambat kemampuannya untuk segera mulai melaksanakan agendanya.

Segera Menjabat, Donald Trump akan Cabut Subsidi Pajak Pembelian Kendaraan Listrik

Reaksi Warga Dunia Atas Kemenangan Donald Trump di Pemilu AS

Photo :
  • (AP Photo/Manish Swarup)

Hal tersebut disampaikan oleh orang-orang yang diberi penjelasan mengenai rencana tersebut seperti dikutip oleh media televisi tersebut.

Curhat Cak Imin Diomelin Istri: Apa Gunanya Jadi Menteri Kalau Enggak Bisa Atasi Judi Online?

Langkah mengabaikan pemeriksaan latar belakang yang dianggap bertentangan dengan norma lama di Washington dan menunjukkan ketidakpercayaan Trump terhadap lembaga keamanan nasional.

Selain itu, Trump secara pribadi meragukan perlunya pemeriksaan latar belakang penegakan hukum, demikian bunyi laporan yang mengutip sejumlah sumber pemberitaan tersebut.

Diskusi dimulai ketika Trump mengusulkan beberapa kandidat kontroversial untuk posisi-posisi penting di pemerintahan, di antaranya adalah Matt Gaetz sebagai Jaksa Agung dan Tulsi Gabbard sebagai Direktur Intelijen Nasional.

Reaksi Warga Dunia Atas Kemenangan Donald Trump di Pemilu AS

Photo :
  • (AP Photo/Lee ??Jin-man)

Pada Kamis, NBC News melaporkan Partai Republik di Senat AS akan meneliti pencalonan Gaetz, sosok yang tengah menghadapi penyelidikan Komite Etik DPR atas tuduhan pelanggaran seksual, penggunaan obat-obatan terlarang dan tuduhan lainnya. (ant)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya