PBB Kecam Pemutusan Akses Internet di Myanmar, Bungkam Demokrasi

Petugas polisi sedang berjaga di 20 lajur jalan di Naypyitaw, Myanmar
Sumber :
  • SCMP

VIVA – Pemerintah militer di Myanmar terus mengerahkan pasukan tambahan di seluruh wilayah dan menutup akses internet. Hal ini dilakukan untuk menekan para pengunjuk rasa yang melakukan demonstrasi sejak beberapa hari terakhir.

Kuota Roaming 100GB hanya Rp40 Ribu, Daya Jangkau hingga Negara Dekat Kutub Selatan

Militer terus meningkatkan upaya untuk menekan pemberontakan melawan perebutan kekuasaan, di mana dua pekan lalu pemimpin sipil Aung San Suu Kyi ditahan bersama dengan ratusan orang lainnya termasuk anggota pemerintah yang dipilih secara demokratis.

Menurut pengacara Khin Maung Zaw, Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint diperkirakan akan diinterogasi oleh pengadilan melalui konferensi video di Ibu Kota Naypyitaw pada pekan ini.

Reaksi Netizen Vietnam Usai PSSI Lapor ke AFF soal Aksi Brutal Pemain Myanmar: Di Mana Pun Main Pasti Menggugat

Namun hingga kini, pengacara belum dapat melakukan kontak dengan mereka. Selain itu, Suu Kyi maupun Win Myint belum terlihat di depan publik, sejak ditahan dalam penggerebekan dini hari pada 1 Februari 2021 lalu.

Para jenderal militer memberlakukan penutupan internet selama berjam-jam pada Senin pagi waktu setempat, dan meningkatkan kehadiran militer di seluruh wilayah termasuk dengan mengerahkan kendaraan lapis baja di Yangon.

Media Asing Sorot Aksi Pemain Myanmar Tendang Bola ke Kepala Marselino Ferdinan: Menyebalkan!

Penutupan akses internet dilakukan setelah satu hari pengunjuk rasa turun ke jalan yang menentang kehadiran demonstran besar di sekitar Yangon. Menanggapi hal ini, Perserikatan Bangsa Bangsa mengecam penutupan akses internet tersebut.

Utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener telah berbicara dengan wakil komandan tentara Myanmar, Soe Win, dan memperingatkan bahwa pemadaman jaringan internet merusak prinsip inti demokrasi.

Ilustrasi kecepatan jaringan internet

Indonesia Aims for 100 Mbps Internet Speed

Indonesian Ministry of Communication and Informatics is continuously striving to bridge the digital divide by strengthening and expanding telecommunication networks evenl

img_title
VIVA.co.id
5 Januari 2025