Logo BBC

Muslim Moro di Filipina Referendum, MILF Yakin Bisa Berkuasa

Sejumlah orang memeriksa nama mereka pada daftar pemilih referendum di Maguindanao, bagian selatan Pulau Mindanao, Filipina, Senin (21/1). - AFP/Getty Images
Sejumlah orang memeriksa nama mereka pada daftar pemilih referendum di Maguindanao, bagian selatan Pulau Mindanao, Filipina, Senin (21/1). - AFP/Getty Images
Sumber :
  • bbc

Imbau pilih `ya`

Pekan lalu, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyerukan agar masyarakat Muslim di Mindanao mendukung perdamaian yang disusun pemerintah dan kelompok separatis dengan memilih `ya`.

"Persetujuan Anda tak hanya bentuk ekspresi terhadap hasrat mengakhiri perjuangan bersenjata selama lebih dari setengah abad di wilayah ini, tapi ini juga wujud determinasi Anda mendatangkan perdamaian," kata Duterte sebagaimana dikutip harian The Philippine Star .

Duterte menambahkan, masyarakat Filipina selatan bisa mencapai momen ini karena berkat Tuhan.

"Tuhan pasti sangat baik kepada kita. Fakta bahwa bahwa kita bisa mencapai titik ini setelah bertahun-tahun perundingan dan interaksi. Insya Allah. Tuhan Maha Besar. Allahu Akbar!" seru Duterte.

Perjuangkan otonomi

Kelompok muslim pemberontak telah lama memperjuangkan otonomi di Mindanao, yang mereka anggap sebagai tanah leluhur sejak para pedagang Arab tiba di sana pada abad ke-13.