Harga Cabai dan Bawang Meroket, Ibu-ibu Lirik Bumbu Giling
- Viva.co.id/Shintalocca Pradita Sicca
VIVA.co.id – Melonjaknya harga bahan bumbu utama seperti cabai dan bawang merah hingga selisih Rp20 ribu per kg dari harga sebelum Lebaran, membuat bumbu olahan yang sudah digiling dilirik sebagai alternatif.
Salah satu pembeli di pasar tradisional Jatinegara, Maya, mengaku setelah harga bahan baku bumbu masakan seperti cabai dan bawang meningkat, dirinya lebih suka membeli bumbu gilingan untuk menjadi alternatif. "Bumbu gilingan lebih hemat dan jadi enggak capek-capek giling bumbu sendiri," ungkapnya kepada VIVA.co.id pada Selasa, 5 Juli 2016.
Menjelang Lebaran, perempuan berusia 40 tahun itu membeli beraneka bumbu gilingan untuk memasak rendang dan sayur nangka dengan porsi banyak, dan ia mengaku hanya menghabiskan biaya Rp55 ribu.
Ical (31), salah satu pedagang bumbu giling atau sering juga disebut bumbu halus mengakui, menjelang hari raya bumbu giling mulai banyak dicari dan jumlah pembeli bumbu giling semakin meningkat. Sehingga, pendapatannya pun meningkat menjadi Rp2 - 3 juta.
"Menjelang Lebaran jual bumbu gilingan ramai pembeli. Laris mulai h-3 Lebaran. Sehari bisa jual 50 kantong. Untung ya kira-kira Rp2 - 3 juta per hari, di lain hari enggak sampai segitu," katanya. Satu kantong bumbu dia hargai Rp5 ribu yang berisi kurang lebih 2 ons. "Dua ons bisa buat bumbuin satu ekor ayam," ucapnya.
Bumbu gilingan yang dia sediakan ada delapan jenis bahan rempah, yaitu kemiri, bawang putih, bawang merah, cabai merah, jahe, laos, kunyit, dan sereh. Menurut Ical, bumbu paling laris jelang Lebaran adalah bumbu opor dan bumbu rendang.
Menurut salah satu pembeli lain, Nunung (42) adanya bahan gilingan sangat membantu karena mempersingkat waktu pengolahan makanan. "Enggak masalah murah atau mahal karena saya sendiri cari yang cepat saja. Kalau masalah harga ngikut saja," tuturnya.
Namun, ia mengaku cenderung lebih suka menggiling bahan bumbu sendiri atau dengan kata lain lebih memilih bahan bumbu yang masih utuh (belum digiling). Dia curiga jika ada bahan campuran yang dimasukkan saat menggiling bumbu tersebut.
"Mending giling sendiri sih sebenarnya karena kita enggak tahu ada campuran apa aja di dalamnya," ujarnya menambahkan.