Investor Waspada Harga Minyak, Bursa AS Ditutup Bervariasi

Bursa Wall Street Amerika Serikat.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Senin 28 Maret 2016. Saat ini investor mengawasi pergerakan harga minyak dan menunggu data, serta komentar dari Bank Sentral AS (Fed) pada minggu ini. 

Wall Street Catat Rekor Anjlok Terlama Sejak Krisis 2008
Dilansir CNBC, Selasa 29 Maret 2016, indeks Dow Jones naik sedikit 0,11 persen atau 19,6 poin di 17.535,39.
 
Harga Minyak Melemah, Bursa Wall Street Melemah
Indeks S&P 500 hanya naik 1,11 poin atau 0,05 persen di 2.037 sedangkan indeks Nasdaq turun 6,72 poin atau 0,14 persen di 4.766,79. 
 
Harga Minyak Dunia Turun, Pasar Khawatir Stok Melimpah
Gubernur Fed, Janet Yellen, akan berbicara besok mengenai indikasi-indikasi kemungkinan kenaikan suku bunga. Sementara laporan tenaga kerja dan manufaktur direncanakan akan diumumkan pada Jumat ini. 
 
Investor juga sedang mengamati harga minyak AS yang mengalami penurunan 0,2 persen di US$39,39 per barel.
 
"Saya pikir kunci hari ini, sepanjang minyak tidak runtuh di sini kita akan baik-baik saja," kata Jeremy Klein, chief market strategist di FBN Securities.  
 
Saham Boeing dan Microsoft merupakan kontributor terbesar terhadap penurunan indeks Dow Jones. Nasdaq gagal berhasil naik ke zona positif karena saham Apple, dan iShares Nasdaq Biotechnology ETF merosot. 
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya