Bom Dilempar ke Jendela Ruang Kapolsek Rajapolah Tasik

Suasana TKP Mapolresta Cirebon Paska Bom
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin
VIVAnews
Seberapa Besar Pengaruh Insentif di Industri Otomotif? Ini Kata Gaikindo
– Bom molotov yang dilempar orang tak dikenal Sabtu dini hari, 20 Juli 2013, sekitar pukul 02.00 WIB, berisi paku dan timah. Bom itu menggunakan panci ukuran 25 inci, dan dilempar tepat ke bawah jendela ruang Kapolsek Rajapolah.

RI Gabung Jadi Anggota BRICS, Luhut: Kurangi Ketergantungan dari Dolar AS

Saat bom meledak, tutup panci terlempar hingga keluar halaman kantor Polsek. Anggota Polsek Rajapolah yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa saat terdengar ledakan, seluruh anggota polisi yang berada di dalam kantor langsung berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri.
Jangan Berlebihan Menemukan Kembali Indonesia


“Kami panik dan langsung berupaya menyelamatkan diri,” ujar dia. Petugas juga menemukan berbagai barang bukti pasca pengeboman, antara lain bom rakitan, telepon genggam, baterai, remote, casing, dan panti serta tutup panci itu sendiri.


Untuk kepentingan penyelidikan, tim penjinak bom Polda Jawa Barat telah mengamankan bom yang telah meledak tersebut. Lokasi kejadian kini dipasangi garis polisi untuk olah tempat kejadian perkara.


Ini kali kedua fasilitas polisi di Tasikmalaya dilempar bom. Sebelumnya, 13 Mei 2013, Pos Polisi di Jalan Mitrabatik, Kota Tasikmalaya, dilempar bom rakitan oleh seseorang yang kemudian tewas ditembak polisi lalu lintas. (umi)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya