Demo Jahit Mulut di Depan Gedung KPK
- VIVAnews/Aries Setiawan
VIVAnews - Dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) melakukan aksi jahit mulut di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi Endo Kosasih (26) dan Alo (27) ini merupakan bentuk kekecewan kepada KPK yang hingga kini belum menuntaskan kasus Bank Century.
Busyro Muqoddas yang kini menjabat sebagai Ketua KPK juga diminta untuk menandatangani pernyataan sikap bermaterai, agar kasus Bank Century dapat diselesaikan.
"Jika tidak mampu menyelesaikan kasus ini, sebaiknya bubarkan saja KPK," kata aktivis Bendera, Musfar Bonaventura di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat 3 Desember 2010.
Endo dan Alo dibawa dari Posko Bendera di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat menggunakan dua gerobak. Keduanya ditutupi lembaran karton bertuliskan 'Tuntaskan Kasus Bank Century.'
Selain aksi jahit mulut, sejumlah aktivis Bendera juga akan mengancam mendirikan tenda dan menginap di depan gedung KPK. Mereka akan menginap hingga tuntutan terpenuhi.
Akibat aksi jahit mulut ini, arus lalu lintas di depan ruas jalan Kuningan menuju Mampang sedikit melambat. Sementara, pengamanan di depan gedung KPK masih dijaga ketat aparat kepolisian. (umi)