Menembak Mati Diktator pada Hari Natal, Kota Bukarest Bak Medan Perang
- bbc
Kesulitan ekonomi tambah buruk ketika Ceausescu menggelontorkan uang untuk proyek-proyek pribadi.
Misalnya ia membangun Istana Rakyat, yang mewah, yang bahkan hingga kini masih merupakan salah satu gedung terbesar di dunia.
Penduduk mengalami kesulitan akibat tak terpenuhinya kebutuhan dasar seperti makanan, penghangat, dan listrik sementara Ceausescu dan istrinya Elena hidup mewah di istana yang dibangun dengan uang rakyat.
Traian Rabagia yang ikut serta protes tahun 1989, menyebut ibu kota Bukares saat itu seperti medan perang. - Stephen McGrath
"Saya ingat tahun 80-an di Bukares, rumah-rumah, restoran dan semunya gelap di malam hari karena tak ada listrik," kata Traian Rabagia yang ikut protes di tahun 1989.
Orang-orang sempat tidak protes karena takut kepada Securitate, polisi rahasia terkejam dan terbesar di seluruh Eropa Timur ketika itu.
Saat itu, satu dari empat orang diperkirakan jadi informan bagi Securitate, yang juga bertanggung jawab terhadap penyiksaan dan kematian ribuan pembangkang Rumania.
"Ketakutan bicara terjadi sejak awal 80-an" kata Rabagia.
Maka ketika Ceausescu dieksekusi mati pada hari Natal 1989, atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan, banyak orang merasa lega.
"Orang bijak mengatakan, mungkin darah harus tumpah agar peristiwa besar seperti ini bisa tenang," kata Rabagia.
Kolam renang mewah di Istana Musim Semi. - Palatul Primeverii
- BBC
Tiga dekade berlalu
Tiga dekade setelah kejatuhan Komunisme, Rumania menjadi negara anggota Uni Eropa dengan ekonomi yang terus tumbuh.