Cara Mudah Ketahui Usia Pemakaian Ban Motor

Ban sepeda motor.
Sumber :
  • Motorcyclephillippines

VIVA.co.id – Berkaitan langsung dengan gerak laju kendaraan, ban merupakan komponen penting pada kendaraan bermotor. Kejadian fatal akibat kurangnya perhatian terhadap komponen ini dapat terjadi, seperti kasus pecah ban dan terjatuh saat jalan dalam keadaan licin.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengetahui waktu yang tepat mengganti ban. Teknisi Superban, Ali, mengatakan ada sejumlah hal yang menunjukkan ban motor sudah harus diganti.

“Semuanya ada masa gantinya. Sangat bahaya apabila pemilik motor tidak mengetahui ban motornya sudah harus diganti, karena sudah aus dan tidak layak. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan,” ungkap Ali kepada VIVA.co.id.

Dia menjelaskan, hal pertama adalah jarak pemakaian ban sepeda motor. Menurutnya, ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan pembesut motor.

Untuk ban depan, sangat dianjurkan lakukan pergantian usai menempuh jarak 12 ribu kilometer. "Kalau ban belakang sebaiknya ganti usai tempuh 10 ribu kilometer," kata Ali.

Lalu, pemilik motor juga diminta kerap memerhatikan tanda segitiga yang ada di sela-sela alur kembang ban dengan huruf TWI (tread wear indicator). Tanda ini merupakan patokan keausan ban. Jika ketebalan kembang ban sudah sama dengan tanda TWI, ban motor sudah aus dan perlu dilakukan pergantian secepatnya.

"Lalu cek juga kedalaman alur kembang ban. Jika kedalaman alur sudah terlihat kurang dalam berarti ban sudah tergolong aus dan perlu diganti," kata dia. (ase)