Sejarah, NASA Akan Terbangkan Astronaut yang Semuanya Perempuan
- BGR.com
VIVA – Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA dalam waktu dekat akan melakukan perjalanan bersejarah ke luar angkasa pada 29 Maret 2019, di mana semua astronaut yang ikut berjenis kelamin perempuan.
Dikutip dari situs BGR, Kamis, 7 Maret 2019, Kristen Facciol yang bertugas di Badan Antariksa Kanada, mengaku akan menyediakan dukungan radio.
Penerbangan ini juga melibatkan dua penghuni International Space Station atau ISS, Anne McClain dan Christina Koch, yang juga diketahui sebagai astronaut NASA.
Juru Bicara NASA, Stephanie Schierholz, mengaku bahwa perjalanan ini merupakan yang kali pertama semuanya diikuti oleh perempuan. Perjalanan ini juga merupakan tiga rangkaian yang direncanakan.
"Tugas dan jadwal bisa berubah. Wahana antariksa yang isinya perempuan semua ini bukan sesuatu yang secara khusus direncanakan oleh NASA. Ini terjadi begitu saja," ungkap Schierholz.
Selama berada di luar angkasa, para astronaut perempuan ini akan melakukan sejumlah tugas berbeda. Mulai dari memperbaiki dan memasang instrumen, hingga melakukan eksperimen ilmiah.
Penerbangan kali ini diperkirakan berlangsung selama tujuh jam, namun juga bisa berubah.
Schierholz menjamin susunan tim tidak akan memiliki dampak pada pekerjaan mereka. Alasannya, karena NASA telah menetapkan standar yang sama antara laki-laki dan perempuan. (ase)