Geber Pembangunan Tol, Jokowi Targetkan dari Balikpapan ke IKN Cuma 30 Menit

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan keterangan setelah meninjau Proyek Jalan Tol, IKN, Kalimantan Timur, Rabu, 1 November 2023.
Sumber :
  • Antara

Kalimantan Timur – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal rampung pada Agustus tahun ini. Sehingga, Jokowi optimis, waktu tempuh Balikpapan ke IKN nantinya bisa ditempug hanya 30 menit.

Jokowi pun menyinggung durasi perjalanan dari Balikpapan ke IKN saat jalan tol yang menghubungkan kedua kota di Kalimantan Timur tersebut saat belum selesai dibangun.

“Tapi Bapak Ibu ke sini lagi nanti awal Agustus, begitu jalan tolnya jadi, dari Balikpapan menuju ke IKN kira-kira kalau ngebut 30 menit, kalau enggak ngebut ya 40 menit,” kata Jokowi saat groundbreaking Nusantara Sustainability Hub, IKN, Kaltim, Rabu, 5 Juni 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan keterangan setelah meninjau Proyek Jalan Tol, IKN, Kalimantan Timur, Rabu, 1 November 2023.

Photo :
  • Antara

Selain itu, Presiden juga menjanjikan pada saat yang sama, pembangunan Bandara di IKN juga akan selesai. Dia memperkirakan waktu tempuh dari bandara ini menuju IKN hanya 15 menit.

Presiden Jokowi resmikan Groundbreaking Nusantara Sustainability Hub di IKN.

Photo :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

“Dan, nanti di awal Agustus airport Nusantara selesai, Bapak Ibu ingin mendarat di Nusantara airport ke sini hanya kurang lebih 15 menit. Ini akan berubah semuanya. Sehingga yang saya ajak nanti awal Agustus atau pas 17 Agustus silakan datang ke sini,” kata Jokowi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali mengecek progres pembangunan Bandara Ibu kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Senin, 3 Juni 2024.

Photo :
  • BKIP Kemenhub

Sebelumnya, Jokowi menginginkan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap terjaga kualitas udara kotanya. Karena itu, Jokowi menegaskan wilayah IKN hanya boleh dilalui oleh kendaraan listrik nantinya.

“Kendaraan-kendaraan yang (konvensional) enggak boleh, yang diperbolehkan hanya EV,” tegasnya.