Meriahkan HPN 2019, Unisma Malang Gelar Sarasehan Pers

Para narasumber dan moderator dalam Sarasehan Pers di Universitas Islam Malang. (FOTO: Rosidatul Hasanah/ TIMES Indonesia)
Sumber :
  • timesindonesia

Unisma Malang (Universitas Islam Malang) menggelar sarasehan untuk memperngati Dies Natalis ke-38 dan HPN 2019 (Hari Pers Nasional). Sarasehan ini mengangkat tema 'Independensi Pers Menjelang Pemilihan Presiden 2019'.

Tema tersebut diangkat untuk menunjukkan sifat pers yang independen dalam memberikan proporsi dalam pemilu 2019.

Sarasehan ini sebagai ajang silaturahmi para insan media pers baik online, cetak maupun televisi dengan Universitas Islam Malang.

Selain itu, forum ini juga sebagai wadah untuk sharing, bertukar pikiran, dan bertukar pendapat.

Sarasehan dipimpin oleh moderator, Dr H Abdul Wahid S.H, M.Ag dan menghadirkan lima narasumber yakni Huda Kadmi (Pimpinan Redaksi News TV 9 Surabaya), Dra. Teguh Yuli Astuti, MM (Kepala LPP RRI Malang), Mardi Sampurno (Pimpinan Redaksi Radar Malang), Hesti Kristani (Kepala Biro/ Perwakilan Surya Malang), dan yang terakhir Dewi Yuhana (Pimpinan Redaksi Malang Post).

Pers dalam konteks mencerdaskan kehidupan bangsa harus memberikan informasi yang benar, akurat dan tidak memihak.

"Media boleh berpihak dengan alasan sesuai dengan konteks kebenaran yang dianggap benar oleh media tersebut," kata Huda Kadmi dalam pemaparannya.

Terdapat konsep jurnalisme maslahat yang di jelaskan olehnya bahwa tugas penyampaian berita bagi TV 9 sama dengan tugas kenabian begitupun dengan 4 sifat nabi yang TV 9 pegang teguh yakni seorang jurnalis harus menyampaikan kebenaran, jujur, cerdas, dan dapat dipercaya.

Berbeda dengan pendapat Pimred News TV 9, Yuli Astuti selaku Kepala LPP RRI Malang ini mengatakan berdasarkan Undang-Undang No.32 Tahun 2002 yang menjelaskan bahwa media harus independen dan netral.

Sementara itu Mardi Sampurno dari Radar Malang mengatakan bahwa media cetak dalam era sekarang ini memiliki tantangan yang lebih besar.

"Ini karena bergesernya masyarakat kepada media online dan digital lainnya," ungkapnya. Meski begitu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita media cetak, khususnya Radar Malang.

Sarasehan dalam rangka memperingati HPN 2019 yang digelar di Unisma Malang, seluruh nara sumber sepakat untuk melawan hoaks serta menyajikan berita yang independen dan kredibel. (*)